Pages

Senin, 22 Maret 2010

Earth Hourmu, Matikan Lampumu


Earth Hour…, apakah itu? Kira-kira kalo di artikan ke  bahasa Indonesia yang berarti  Earth = Bumi dan Hour = Jam berarti Jam bumi toh…? Betul gak sih…? namun Earth Hour yang di maksud bukan Jam Bumi namun Earth Hour tersebut (singkat saja EH) adalah aksi seluruh dunia untuk mematikan lampu selama 1 jam untuk upaya penyelamatan bumi tercinta ini.
Emang untuk menyelamatkan bumi tuh harus matiin lampu yah…? Apakah ada alasan di balik semua ini…? Yuk kita selidiki, akhirnya selama berjam-jam bertanya kepada pakde Gugle akhirnya aku dapat mengapa toh mesti,kudu dan “setengah” wajib mematikan lampu untuk EH ini? nah alasanya sih sudah pasti tepat untuk hemat energy karena dengan mematikan lampu selama 1 jam kita dapat mengurangi efek rumah kaca dari gas karbon yang di hasilkan dari pembangkit tenaga listrik. Karena sebagian besar listrik kita di hasilkan oleh pembakaran minyak dan batubara yang mengakibatkan gas Karbon terlepas ke udara dan menyebabkan efek rumah kaca dan pemanasan global…, “pinter kan rizkymu…” J
Nah temen-temen yang sudah sadar akan pemanasan global (global warming) mari yuk kita sama-sama mematikan lampu untuk selamatkan bumi ini, semoga aja aksi ini aman dan tentram, toh masih banyak masyarakat Indonesia khususnya di komplek aku…, sewaktu aku menempelkan poster  Earth Hour di papan pengumuman tepatnya di pos RW ada Bapak-bapak nyeletuk..,
 ”loh… de Rizky kalo di matiin semua selama 1 jam apa ndak takut kemalingan apa kebakaran…?” sambil garuk garuk kepala aku jawab sambil senyum-senyum…,
“gini loh pak…, kalo emang takut kebakaran ataupun kemalingan Bapak-Bapak ndak usah matikan lampu tapi cukup matikan penggunaan barang-barang elektronik yang menggunakan daya watt besar saja contohnya magic Jar,setrikaan,kulkas dan lain-lain…, cukup 1 lampu saja yang hidup dengan watt kecil. Bagi Bapak-bapak yang mematikan lampu di sarankan jangan menggunakan lilin didalam rumah lebih baik menggunakan lampu senter saja.
“ohh… gitu yah de Rizky ya sudah kita sudah paham sedikit kok.. de Rizky..”
“ohh iya pak…, dalam hati “paham kok sedikit…, mestinya banyak biar makin mengerti…” tapi tak apalah jika mereka tak mau mematikan lampu memang daerah tempatku agak rawan untuk masalah kebakaran.

http://earthhour.wwf.or.id/ 

Selasa, 09 Maret 2010

Matikan Lampumu

Sejenak aku membayangkan bagaimana yah jika listrik yang terus menyala, keran air yang dibiarkan mengalir, dispenser yang dibiarkan menyala…, namun tidak di manfaatkan…? Sama saja dengan pemborosan dan kurangnya penghematan terhadap sumber daya energi khususnya listrik. Jika seluruh dunia melakukan hal yang sama (pemborosan listrik) secara bersamaan dan berulang-ulang apa yang akan terjadi di planet kita tercinta ini? Bisa menyebabkan kenaikan temperatur yang sungguh dramatis sehingga hal ini menyebabkan naiknya air ke permukaan laut, musim kemarau panjang serta badai, dan perubahan-perubahan yang sangat besar terhadap lingkungan hidup yang telah menjadi sumber kehidupan kita.

Kita harus mencari solusi dan melakukan perubahan secara serempak karena jika terus-terusan begini bencana yang akan menimpa akan semakin besar jika kita tidak melakukan sedikit aksi kecil yang sangat besar dampaknya bagi rakyat banyak yaitu sebuah kampanya yang akan diadakan oleh WWF ( World Wildlife Fund) salah satu organisasi konservasi terbesar di dunia. Aksi tersebut di namakan Earth Hour yang mana mengajak serempak masyarakat dari berbagai kalangan untuk mematikan di seluruh dunia untuk mematikan lampu pada tanggal 27 Maret 2010 pada pukul 20.30 WIB – 21.30 WIB.


EARTH HOUR sebelumnya sudah diadakan di beberapa negara, dimulai dari tahun 2007 namun masih tidak begitu banyak masyarakat berpartisipasi. Di tahun 2008 partisipasi untuk melakukan aksi mematikan lampu selama 60 menit itu cukup meningkat dibandingkan di tahun 2007. Dan menuju di th 2009 EARTH HOUR menjadi gerakan terbesar dari tahun-tahun sebelumnya. Dan yang diharapkan di tahun 2010 ini adalah mengingatkan semua orang untuk bergaya hidup hemat energi tidak saja dikampanye EARTH HOUR namun bisa dilakukan setiap hari untuk secara efektif.

Bagaimana jika teman-teman mengajak rekan dan kerabatnya masing-masing untuk berpartisipasi dalam meramaikan kampanye tersebut untuk mematikan lampu selama kurang lebih 60 menit (1 jam) di tanggal 27 Maret 2010 pada jam 20.30 WIB – 21.30 WIB dan jika ada yang mau kalian bisa mengekspresikan kegiatan-kegiatan dalam bentuk apa saja di kala aktivitas EARTH HOUR telah berlangsung, bisa dalam bentuk video ataupun foto kelihatannya seru tuh…?

Ayo jangan sampai terlewati momen yang sangat jarang ini…” Padamkan lampumu untuk memulai perubahan yang lebih baik."



sumber : http://www.earthhour.wwf.or.id/

Senin, 08 Maret 2010

Ngopi-Ngopi Di Omar's Coffee

Kali ini saya ingin mengajak para pembaca khususnya Coffee Lover’s berkunjung ke salah satu tempat di Selatan Jakarta yang bernama Omar’s Coffee, dilihat dari namanya saya berpikir pasti yang punya orang Arab atau keturunan Arab hehehe…

Bermula pada saya chatting dengan seorang rekan kerja saya, dia bilang…“ada coffeeshop baru tuh di Jakarta selatan 'ki.., tempatnya oke dan banyak variant jenis kopi. Dia memberikan nomer handphone yang “empunya” coffeshop tersebut. Teddy namanya seorang executive muda yang bekerja di salah satu perusahaan, beliau memulai bisnis food and beverage khususnya di bidang kopi berawal di tahun 2006 sebagai supplier kopi di beberapa coffee shop di Jakarta dengan di bantu seorang rekannya yaitu Omar W Kusuma yang akrab di panggil Omar. Mereka berdua juga sempat di undang oleh KBRI di Jerman untuk meng hadiri “Indonesian Coffee Day’s” pada tanggal 25 Oktober 2009, Omar adalah seorang Barista trainee dan juga sebagai pemilik coffee shop. Coffee shop ini bernama Omar’s Coffee.

Omar’s Coffee mulai di buka pada awal tanggal 12 Desember 2009 terlihat dari tempatnya masih baru dan fresh, lokasinya berada di daerah bilangan Jakarta selatan di Jl.Radio Dalam Raya No.2D, cukup strategis dan memang agak menyempil, namun setelah masuk kedalam cukup oke untuk sekedar bersantai sejenak sambil menikmati secangkir Black Coffee sampai menunggu redanya arus lalu lintas Jakarta yang cukup padat.

Saya pun mengobrol-ngobrol dengan kedua pemiliknya mas Teddy dan Omar. Tempat ini juga cocok untuk kongkow-kongkow komunitas dan para mahasiswa karena harganya cukup terjangkau Tempatnya pun difasilitasi Wifi hot spot area, full AC dan juga lantunan-lantunan musik. Kapasitas tempatnya hanya cukup untuk 20 orang saja. Mas Teddy sendiri bilang, akan berencana di tahun depan untuk melakukan pemugaran di tempat ini agar lebih luas lagi.

Di tempat ini para “coffee Lovers” dapat menikmati bermacam-macam varian kopi mulai dari jenis arabica,robusta, coffee ala Americano, itali, toraja dll. Omar si pemilik coffee shop ini pandai sekali meracik berbagai jenis kopi, dan juga dia tidak pelit-pelit untuk menurunkan ilmunya kepada barista-barista nya. ”Ilmu itu mesti di bagi-bagi jangan pelit sama ilmu…,” katanya.

Di Omar’s Coffee ini kita dapat mengenal jenis-jenis biji kopi, mas Omar’s dengan senyumnya yang ramah, mencoba menjelaskan perbedaan jenis-jenis kopi yang ada di Omar’s Coffee ini. Kita dapat mengenal “fresh roasted Coffee” (biji kopi pilihan yang telah di sortir dan di panggang) dan kita juga bisa mengenal macam-macam mesin pembuat kopi yang ada di Omar’s Coffee.

Disini tidak hanya menu-menu hot coffee saja yang di jual namun blended coffee pun juga tersedia. Bagi para penggemar kopi blended, saya rekomendasikan mencicipi nikmatnya Tiramisu cookies blended, Carapresso blended atau Greentea blended, rasa khas green teanya terasa sekali loh. Di dunia penikmat kopi ini banyak Istilah-istilah yang tidak kita mengerti dan tidak kita pahami. Istilah semacam grinding,dozing,tamping,forthing milk,roasting coffee,brewing dll.., jika di jelaskan satu-persatu panjang banget deh…

Jika memang mau mencoba datang aja langsung ke Omar’s Coffee, namun sayangnya jika mau ngopi dan bertanya-tanya tentang kopi lebih luas dengan si pemilik waktunya terbatas sekali, kita dapat berjumpa dan ngobrol-ngobrol dengan mereka berdua diatas jam 19.00 WIB pada hari kerja, dan di hari Sabtu dan Minggu. Karena meraka berdua saat ini masih bekerja di sebuah perusahaan di Jakarta.

Itulah cerita saya di kunjungan Omar’s Coffee, buat para Coffee Lovers jika mau kongkow-kongkow yuk mampir kesana, di jamin di buat ketagihan oleh resep-resep mujarabnya mas Omar’s

Punk Itu Opomu..??

Punk itu apa sih..? Pertanyaan dengan berbagai pertanyaan yang kian belum terjawab atau masih banyak kontroversi yang mengkaitkan punk dengan kejahatan, kriminalitas, gak teratur dan lain-lain, tapi semua itu tergantung bagaimana kita menyikapinya dari sisi mana kita melihat mereka (komunitas punk). Di artikel kali ini saya ingin menulis apa yang saya ketahui tentang punk.

Punk itu belum ada definisi yang tertulis secara baku, punk adalah sebuah gaya hidup (lifestyle) yang berprilaku seperti pemberontak, yang dimaksud di sini pemberontak adalah kebebasan, kebebasan seperti apa..? Kebebasan dalam gaya hidup, bagi pemusik kebebasan berekspresi, bagi kaum jalanan kebebasan gaya hidup, dan bagi seorang desainer adalah kebebasan soal trend.

Punk mempunya ideologi yang mereka punya yaitu DIY (do it yor self), komunitas punk tersebut dikembangkan di Amerika Serikat, Inggris dan Australia pada pertengahan tahun 1974-1976. Punk bukanlah jenis aliran musik namun punk adalah sebuah sikap ketidakpuasaan terhadap yang dilakukan pemerintah di jaman itu, lapisan-lapisan masyarakat yang terdiri dari para buruh, pelajar, dan kaum miskin kota, bersama-sama melakukan perubahan dengan cara melakukan demonstrasi untuk menggulingkan pemerintahan yang posisinya saat itu sedang kacau.

Dan di pertengahan tahun yang sama berkembanglah musik-musik punkrock yang berlirik tentang kritikan-kritikan politik, berlirik pendek, musik yang beraliran keras, dan juga dengan gaya hidup yang penuh kebebasan. Komunitas ini berkembang dan terus berkembang sampai sekarang .

Jadi punk itu adalah sebuah gaya hidup, bukan sebuah ajaran dan juga bukan sebuah “obat-obatan” yang selalu membuat anda tersugesti, jadi jangan takut jika anda melihat komunitas punk yang ada di bawah lampu merah, dan di dalam bis kota. Gembel jalanankah mereka..? Bukan..” mereka adalah kaum minoritas yang berani menunjukkan diri mereka, saya berani menulis seperti ini karena saya sudah merasakan hidup di antara mereka.

Kaum jalanan atau lebih sering disebut “street punk” adalah sebuah pemberontakan dalam gaya hidup dimana mereka bisa merasakan hidup susah, tidur di emperan toko,mengamen untuk membeli satu bungkus nasi, berjuang dengan kerasnya kehidupan di kota-kota besar. Walaupun beberapa di antara mereka saya tau sebenarnya mempunyai pendidikan yang cukup dan mempunyai orangtua yang berpenghasilan yang lumayan, mereka hanya ingin merasakan bahwa sebelum mereka “jatuh” ada baiknya merasakan terlebih dahulu jatuh itu dan bagaimana kita harus “bangkit” kembali.

Entah mengapa mereka mengambil jalan tersebut, tapi menurut saya tanpa mengambil jalan tersebut pun kita bisa sanggup. Inilah cerita tentang pengalaman dan pengetahuan saya tentang jiwa seorang punk, dan punk sendiri mempunyai ideologi yang bermacam-macam, karena itulah punk adalah jiwa yang mempunyai kebebasan namun masih tetap berdiri pada aturan-aturan yang ada .

Modus Penipuan Hapemu

Hati-hati..., ada penipuan modus baru yang dialami oleh saya dan teman saya. Teman saya baru-baru ini menjadi salah satu korban penipuan tersebut. Kejadian ini terjadi di daerah Jakarta Selatan, tepatnya di jl. Pakubuwono, Kebayoran Baru

Kejadian ini menimpa salah satu temanku, Syarif namanya. Dia bekerja sebagai delivery di sebuah apotik di samping kantor saya. Kejadian tersebut terjadi tepat pada hari Rabu (30/12/3009) jam 19.00 WIB. Waktu itu saya sedang bersiap-siap mau pulang kantor, tetapi karena malam itu hujan deras terpaksa saya menunggu hujan reda. Lalu, terlihat dua orang pemuda yang sedang berteduh di bawah pohon. Yang satu berperwakan agak gemuk, pendek dan berambut setengah botak, sementara yang satu lagi berperawakan tinggi dan kurus, namun wajahnya tak begitu jelas karena dia menggunakan helm.

Kejadianya berlangsung sangat cepat sekali. Pelaku mencoba menawarkan sebuah handpone tipe N5800 dengan harga yang sangat murah, di bawah 1 juta rupiah. Siapa yang gak tertarik..?? Saya pun tertarik sekali, lah wong handphone murah, keren, dan canggih kok... Dalam cerita ini pelaku ternyata membawa dua buah handphone dengan tipe yang sama N5800, namun salah satu diantara handphone tersebut adalah replika atau biasanya orang menyebutnya dengan kata dummy. Pelaku ini sangat hebat membujuk sang korban dengan modus butuh uang untuk pengobatan istrinya dan lain-lain.

Akhirnya si korban setuju membeli handphone tersebut dengan harga murah, yaitu tukar tambah handphonenya ditambah uang Rp 200.000,- Setelah itu korban mengecek kembali handpone yang ingin ia beli. Lalu, pada saat ia lengahpelaku meminta handphone korban dan uangnya dengan alasan buru-buru mau menjenguk istrinya di rumah sakit, lalu handphone dan uang korban diambil oleh si pelaku dan terjadilah transaksi, namun korban tidak sadar jika handphone yang telah ia beli telah ditukar dengan dummy nya .

Lalu pelaku langsung buru-buru meninggalkan lokasi, dan pada saat si korban ingin memasukkan kartunya ke handphone yang telah dibelinya dari si pelaku, baru dia tersadar bahwa di dalamnya tidah terdapat sim card slotnya, dia menjadi panik dan merasa telah ditipu hingga akhirnya lemas dan hanya bisa menghembuskan nafasnya sambil merasa dirinya adalah seekor keledai bodoh karena telah tertipu.

Para pembaca, modus ini memang kerap terjadi sebelumnya jadi jika anda mendapatkan kejadian seperti ini jangan cepat tergiur karena barang murah, lihat dengan jelas dahulu, baca situasi lawan bicara anda, dan jika merasa ada yang tidak beres langsung tolak saja dan biarkan saja ketika si pelaku memanggil lagi. Semoga artikel ini dapat bermanfaat buat para pembaca.

Rabu, 02 Desember 2009

Komodomu Doyan Kopimu


Panas matahari membuat badanku berkeringat, setelah mengikuti upacara pembukaan ICE '09 (Indonesian Comsumunity Expo), hari Sabtu lalu (21/11),   sambil berteduh di bawah pohon.. dan kipas-kipas  "Duh pengen ngopi nih..," dimana yang jualan yah...?  Lalu aku melihat seorang anak muda membawakan segelas kopi di atas nampan, bukan gelas biasa  namun kemasannya exclusif, wah pas banget tuh,  jualan di mana yah? Lalu aku memanggilnya,".. Mas..mas..mas..... sini mas... aku pesan 1 yah black coffee."  Lalu si anak muda itu bilang "Oh iya Mas.. nanti yah ditunggu 5 menit."
Tak lama kemudian datang dan memberikanku sebuah kertas.. dan kupikir itu bon."Ini apa.. yah?" "Oh ini mas... kami mendonasikan seribu rupiah untuk anak-anak di Nusa Tenggara Timur (NTT)  untuk biaya pendidikan... " Ckckckck... aku menggelengkan kepala wah semangat juga nih anak-anak muda ini...
Lalu aku berjalan menghampiri boothnya warung kopi itu , yang berada di tengah area expo (Parkir Timur Senayan Jakarta). Namanya "KOMODO COFFEE", wah namanya oke juga yah... serem tapi dahsyat.  Aku menghampiri salah satu pegawai di KOMODO COFFEE namanya Timotius yang akrab dipanggil Timmy.  Ternyata bisnis ini bermula dari tugas kelompok anak-anak Universitas Prasetya Mulya.. "Awalnya sich coba-coba mas... lalu saya dan beberapa teman saya sepakat membuat kedai kopi ini sebagai sebuah usaha kecil-kecilan buat kami, "ujar Timmy. "Lalu kopi yang kami pakai adalah kopi asli dari NTT dengan kualitas yang bagus, dan juga kami telah menciptakan beberapa resep untuk menu kami, "lanjutnya.
Aku menanyakan," Kalian ini kursus sama seorang barista yah..?" Timmy menjawab," Barista itu apa..?" Aku pun menjawab,"Kalian enggak tau barista..? Barista adalah julukan untuk seorang bartendernya kopi.. kurang lebih seperti itu.." Tak lama kemudian, rekan kerja si Timmy,  wanita muda yang manis ini, menyela,"Mas..mas... kita juga udah punya tempat loh di daerah Cipete....yah tempatnya lumayan besar sich... dan oke juga buat nongkrong... coba aja Mas main-main ke sana." "Oke dech," kataku.
Setelah sedikit berbincang-bincang lalu aku pamit saja, karena sudah terlalu lama duduk di sana. Lumayan juga kopinya dengan harga yang terjangkau (antara 11-20 ribu) bisa menikmati segelas kopi asli dari NTT.

Senin, 09 November 2009

Kopi Joss dan Sate Klathakmu

Hai teman-teman disini saya mau berbagi sedikit wisata kuliner yang ada di kota yogyakarta di Propinsi Jawa tengah, walaupun tempatnya yang minimalis, warga sekitar terbisa dengan kata "angkringan" yang berarti tongkrongan, kongkow-kongkow,ngumpul-ng
umpul atau bahasa apalah menurut anda... nah tepatnya di sebelah utara statiun tugu yogyakarta, terdapat 'angkringan' yaitu tempat makan dengan gaya lesehan kalian dapat menikmati berbagai makanan seperti sego kucing,jadah bakar,sate usus,gorengan dan lain-lain harganya yah bisa dibilang terjangkau lah... tempatnya ramai di kunjungi pada malam hari ataupun dini hari.Yang unik disini adalah ada sebuah Kopi yang di hidangkan dengan arang yang masih panas.. warga sekitar yogya menamakan kopi joss mau coba silahkan berkunjung, dan katanya kopi joss ini mengandung unsur kesehatan juga karena arang atau sisa pembakaran yang dimasukkan ke kopi dapat menurunkan kadar kafein dikopi tersebut bener gak sich..??
Lalu kita berjalan menuju idaerah selatan yogya, di kabupaten kota bantul kecamatan Imogiri disini terdapat makanan yang sedang kondang katanya.. yaitu 'sate klathak' sate ini adalah sate kambing ataupun sate daging sapi yang segar yang di sembelih pada hari itu juga.., potongan satenya besar-besar seukuran dadu dan dibakar di atas anglo (tungku yang menggunakan arang) dan diracik dengan bumbu yang sangat sederhana, yang unik mau tau gak..?? sate tersebut tidak ditusukan ke lidi ataupun bambu.. namun tusuk satenya adalah jeruji sepeda.. kenapa jeruji sepeda..?? mungkin dengan jeruji sepeda satenya dapat matang dari dua sisi luar maupun dalam..karena pembakaranya,

Bagaimana rasanya..? wahhh rasanya sangat gurih dan agak sedikit asin, buat yang punya darah tinggi dilarang yah... kalo tensi naik bikin kumat dan repot nantinya,
Nah sekian dulu info kuliner yang saya buat semoga berkenan yah....